Tanpa terasa 10 hari yang penuh “Rahmat” telah terlewati, dan mulai hari ini Insya Allah kita akan bersama-sama melewati hari-hari penuh “Pengampunan”. Pasti semua manusia pernah melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun diluar sadarnya. Mengingat histori Adam dan Hawa tergoda oleh Syetan sehingga melanggar perintah Allah, maka secara harfiah manusia itu sesungguhnya mudah tergoda, sementara syetan tidak akan pernah berhenti menggoda manusia dari berbagai penjuru arah sampai hingga hari akhir nanti.
Allah menciptakan manusia sangat sempurna dibanding dengan mahluk lainnya, tetapi hanya sedikit yang mau bersyukur, hal ini dijelaskan pada QS As Sajdah - 9 : ”Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
Manusia memiliki akal dan pikiran yang tentunya bagi orang2 yang berfikir akal tersebut dapat digunakan untuk memilih yang benar, dalam QS Ar-Ruum-9 : “Maka hadapkanlah wajahmu dengan Lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”
Allah tidak memaksakan manusia mengikuti perintahNya, Allah memberikan kebebasan kepada hambaNYA untuk memilih menjadi Kafir atau Beriman, QS Al-Kahfi – 29 : “Dan Katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir”. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.”
Maka sudah sepatutnya jangan menyia-nyiakan hari-hari pengampunan di bulan Ramadhan ini, memohon ampunlah atas dosa-dosa yang pernah di lakukan selama perjalanan hidup dunia. Berdoa dengan sungguh-sungguh, tekatkan dalam hati untuk tidak mengulangi perbuatan fasik dan maksiat, kemudian dibuktikan dengan perbuatan. Allah maha Pengampun bagi ham banya, Az Zumar-53 : Katakanlah “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Dan berharaplah dengan Kasih Sayang Allah untuk diampuni dan terhindar dari Api Neraka. Karena dalam beberapa hadist disebutkan bahwa manusia masuk surga bukan karena amalanya tetapi karena Rahmat (kasih sayang) dari Allah. Sesungguhnya Abu Hurairah berkata, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal seseorang tidak akan memasukkan seseorang ke dalam surga.” “Engkau juga tidak wahai Rasulullah?”, tanya beberapa sahabat. Beliau menjawab, “Aku pun tidak. Itu semua hanyalah karena karunia dan rahmat Allah.”
=======================================================================
Subhanallah semoga Allah melimpahkan kasih dan sayangNya kepada kita semua ya sadaraku. Amin ya rabbal’alamin