Kring kring kring kring…..bunyi alarm membangunkan, kulihat masih jam 02.19 ehmm masih terlalu dinihari kulanjutkan tidurku. Tidak berapa lama kemudian si alarm berbunyi kembali dan ternyata sudah pukul 03.05, kusingkirkan selimut dan kubergegas bangun untuk menyiapkan sahur hari ini. Terasa powerku bertambah dua kali lipat dihari-hari ramadhan, sehingga aku begitu semangat menyiapkan hidangan sahur, apalagi ketika bidadariku menikmati masakanku hingga tidak ada tersisa makanan dipiringnya. Sikap mereka membuat rasa cape dan lelah ku pun blasss hilang ……. dan otakku pun terus berputar membuat menu sahur yang bervariasi untuk esok harinya.
Rasa kantuk, lelah dan malas ku singkirkan, menyiapkan sahur adalah salah satu cara yang bisa dlakukan untuk mendapatkan pahala dari Allah. Dibeberapa hadist dijelaskan keutamaan orang-orang yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa
Dalam hadist yang diriwayat oleh Imam Ibnu Khuzaimah dan Imam Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang didalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi (sebab) ampunan dari dosa-dosanya, dan pembebasan dirinya dari api neraka.”
Nabi s.a.w., sabdanya: “Barangsiapa yang memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia memperoleh seperti pahala orang yang berpuasa tadi tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala orang yang berpuasa -yang diberi makan tadi-.” Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi
Dalam hadist tersebut menceritakan seseorang mendapat pahala cukup dengan memberi sebutir kurma kepada orang yang berpuasa untuk berbuka maupun sahur, bisa dibayangkan betapa besar pahala yang dilimpahkan oleh Allah terhadap seseorang yang berupaya menyediakan hidangan buka shaum dan santap sahur yang istimewa, ketimbang bulan-bulan diluar Ramadhan.
Begitulah keutamaan bulan Ramadhan, bulan penuh kemulian yang diberikan kepada Allah kepada orang-orang yang ingin meraihnya. Karena setiap perbuatan baik mendapatkan pahala sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat Wallahualam bi shawab…