Ada pembicaraan dengan teman yang menggelitik pikirannku “Aku sich palingg ngga mau ngikut apalagi jadi panitia Reuni. Coba apa hasilnya setelah reuni….” Dan dia bukan satu2nya temen baikku yang beranggapan seperti itu.
Reuni berasal dari kata Re dan Uni. “Re” mengandung kembali dan “Uni” berarti satu kesatuan. Sehingga “Re-Uni” bermakna sebagai kegiatan yang menyatukan kembali segenap komponen yang telah terpisah secara waktu dan tempat. Semua orang memiliki cerita masa lalu yg dilewati seiring bertambahnya usia. Dalam proser berjalannya waktu dan kehidupan maka setiap orang akan berproses baik secara mental maupun finansial. Ada yang beranggapan Reuni adalah ajang unjuk diri dengan suatu kesuksesan, ada juga yg berfikir reuni adalah sekedar pertemuan untuk mengenang kembali cerita lama, dan mungkin hanya sebagain kecil yang mengartikan reuni adalah “SILATURAHIM”.
Sementara bila kita kaji makna Silaturahim itu sangat memiliki arti penting. Silaturahmi berasal dari dua kata, pertama : Shilat atau Washl yang artinya menyambung atau menghimpun, dan kedua Rahim bermakna kasih sayang. Sehingga Silaturahim mengandung arti “menghubungkan kasih sayang antar sesama, atau menghubungkan mereka yang sebelumnya terputus secara hubungan dan interaksi.
Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa Silaturahmi tidak hanya tampilan lahiriah belaka, namun harus melibatkan pula aspek hati. Dengan melakukan amalan lahiriah dan amalan hatinya, kita akan mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat silaturahmi lebih baik. Jadi apabila acara Reuni diniatkan untuk Silaturahim, maka setiap detik pertemuan tersebut sangat bermakna. Mungkin tidak ada lagi ajang pameran kesuksesan atu niatan yang tidak baik lainnya. Masa lalu adalah bagian dari hidup kita, kenangan baik bisa menjadi acuan untuk melangkah selanjutnya, sementara cerita yang tidak baik kita ambil hikmahnya dan tidak perlu diratapi atau diingat kembali. Sesungguhnya waktu yang kita miliki adalah saat ini bukan masa lalu atau masa depan. Tidak ada satu orang pun yang tahu apa yang terjadi sedetik semenit sehari kedepan….
====================================================================================
Beberapa Hadist mengnai Silaturahim :
- Maukah kalian aku tunjukkan akhlak yang paling mulia di dunia dan diakhirat? Memberi maaf orang yang mendzalimimu, memberi orang yang menghalangimu dan menyambung silaturrahim orang yang memutuskanmu” (HR. Baihaqi)
- Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim).
- “Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada salat dan saum?” Sahabat menjawab, “Tentu saja!” Rasulullah pun kemudian menjelaskan, “Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan ukhuwah di antara mereka, (semua itu) adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim).