Doa Hari ke 27
Ya Allah, berilah aku keutamaan
Lailatul Qadr, jadikan urusanku yang sulit
menjadi mudah, terimalah maafku, hapuslah
dosa dan kesalahanku, wahai Yang
Menyayangi hamba-Nya yang saleh.
==========================================
== LaIlAtUl QaDaR ==
marga satwa tak berbunyi
F A
gunung menahan nafasnya
Dm E
anginpun berhenti
Gm
pohon-pohon tunduk
Bb
dalam gelap malam
Gm
pada bulan suci
A Dm
Quran turun ke bumi
**
A Bb E A
Quran turun ke bumi 2X
Reff
Dm A Dm A
inilah malam seribu bulan
Gm A
ketika cahaya sorga menyinari bumi 2X
inilah malam seribu bulan
ketika tuhan menyeka air mata kita
ketika tuhan menyeka dosa-dosa kita
*****
Jika kita amati kata perkata dari syair “Lailatul Qadar” membuat hati dan seluruh tubuh kita bergetar, dapatkah kita menggapai suatu malam kemulian seperti beribadah seribu bulan. Malam penuh pengampunan dan terbebas dari api neraka…….wallahu alam……
Seperti diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ahmad, Abu Daud dan Tarmidzi, Rasulullah saw bersabda, “Pada saat terjadinya lailatul qadar itu, malam terasa sangat jernih, terang, tenang, cuaca sejuk tidak terasa panas dan tidak juga dingin. Dan pada pagi hari matahari terbit dengan jernih terang-benderang tanpa tertutup sesuatu awan.”
Keutamaan Lailatul Qadar
-
Ibadah seperti shalat, tilawah Qur’an dan dzikir serta amal sosial (shadaqah, zakat, infaq) yang dilakukan itu lebih utama daripada ibadah seribu bulan (Anas bin Malik ra)
-
Riwayat Anas bin Malik ra. Rasulullah saw bersabda, “Lailatul Qadar untuk umatku, dan tidak memberikannya kepada umat-umat sebelumnya”.
-
Pada malam itu pintu-pintu langit dibuka, dan Allah menerima taubat dari hamba-Nya yang bertaubat.
-
“Barang siapa melakukan (qiyam, shalat malam) pada Lailatul Qadar, atas dasar iman dan semata-mata mencari ridha Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya” (HR Bukhari, Muslim dan Baihaqy).
-
Tidak ada malam yang lebih utama dari Lailatul Qadar. Ibnu Abi Syaibah menyampaikan ungkapan Hasan Al Bashri, “Saya tidak pernah tahu adanya hari atau malam yang lebih utama dari malam yang lainnya, kecuali Lailatul Qadar, karena Lailatul Qadar lebih utama dari (amalan) seribu bulan“.
Guna menggapai Lailatul Qadar ialah dengan lebih bersungguh-sungguh dalam semua bentuk ibadah pada hari-hari Ramadhan, menjauhkan diri dari semua hal yang dapat mengurangi keseriusan ibadah pada hari-hari itu.
Firman Allah Al-Qadr (1-5) :
Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril denagn izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
& Komentar
September 6, 2008 pukul 3:51 am
mudah2an kita semua dpt menggapai malam lailatul qadar
September 25, 2008 pukul 2:56 am
Bgus jg tuh http://martapura.hexat.com